Naura
2 minggu yang lepas
PUISI

1) Kekal Selamanya


ku tanam benih cinta

mekar sekuntum bunga

bernama dia


merah kelopak bunga

terukir janji asmara

duri-duri kecil

menusuk orang ketiga


ku bajakan kasih

kau bajakan sayang


di bawah mentari

sabar menjadi saksi

kekal mekar mawar



2) Rindu yang dulu


di bulatan ini

tersimpan memori

anak-anak kecil

berlari riang


ukir ikrar

sehidup semati


satu dekad berlalu

kau melangkah pergi

tinggal ku sendiri


ku pegang janji

kau akan kembali

setiaku menanti

kepulanganmu


walau ku sedar

janji-janjimu

kekal sebagai mimpi



3) Hilang asa


di lorong kecil

sendirian melangkah

ditemani bayang


kaca-kaca dimata

bertaburan di jalanan

angin hadirkan diri

peluk tubuh kecilku


Aku penat! 

beban semakin berat

ku tersungkur lagi


Ku mohon pada-Mu

pimpinku berjalan

dijalan ini




4) Rampas


ribut menimpa bumi, 

manusia khusyuk bertelingkah

merebut direbut kuasa duniawi

dahagakan harta, takhta, kuasa


berpedang mulut

kau toreh hati

dengan kata keji


si tua di bangku usang

menggigil ketakutan

menatap adegan kejam


Dia berkata,

"Sia-sia pengorbananku. "


5) Cita-cinta


Sejak dulu,

ingin ku jemput mimpi

temani ku di realiti


jatuh, ku bangkit semula

cahaya itu semakin jelas

menanti aku milikinya


di tengah jalan

langkah terhenti

tika sepasang mata

menatap aku


kerdipannya lemahkanku

hatiku yang suci

disentuh cinta ajnabi


lembut suara memanggilku

selangkah ku maju

selangkah ku mundur


Buntu!

Cita atau cinta