ReskiyKurniawan
seminggu yang lepas
Seperti Aku dan Gadis Itu (puisi)

Kerna kita telah dianugerahi rasa kasih biarkan aku ambil berat atas setiap yang kau erat, bergandingan harapan sambil berjalan menuju kenyamanan dan waktu itu kita belum kenal erti perpisahan.


Satu demi satu rencana kita upayakan, hingga senja mula cemburu saat kita mengukir kenangan, dalam pancarona etika kita berdiri kini kita tidak lagi sepasang kekasih.


Hanya tersentak oleh entah kenapa, dalam keserian mengenangmu aku selalu menikmati cantiknya rindu. 


Awal dari terpegun hanyalah pengakhiran aku minta ampun. 


Aku adalah awan mendung dan kau adalah basah gerimis. Bersatu, kita hanyalah sebuah sajak yang rindunya timbulkan tangis. 


Aku kaku kerasnya balak, dan kau dahan ayu ditiup lunak. Bersama, kita cuma boleh tersedak, habis terbakar berdarah tidak. 


Pada akhirnya, aku cuma membayangkan kenangan yang beralun dalam otak terngiang bertahun, dan terima kasih atas lukamu nan anggun. 



-Reskiy

(09062017)